Advertisement


Advertisement

Follow us on




   Diseminasi hasil riset SSGI akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Desember 2020 di Hotel El Royale Bandung

Capung Di Lingkungan B2P2VRP: Serangga Cantik Pengendali Hayati Dan Penunjuk Air Bersih

Simpan : PDF
Tggl Post : 29 September 2020
Telah dibaca : 351

Lingkungan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) telah dikenal asri dan sejuk oleh masyarakat Salatiga. Berbagai jenis tumbuhan hidup dengan subur. Terdapat lebih kurang 34 jenis tanaman, baik tanaman berbuah maupun tanaman lainnya. Setiap pagi terdengar kicauan berbagai jenis burung dan sering terlihat bajing melompat di antara pepohonan. Diperkirakan terdapat tujuh jenis burung yang hidup di sana.

Selain itu, terdapat dua kolam ikan yang cukup besar berukuran lebih dari 10 m2 dengan ikan nila, mujair, dan lele yang terlihat berenang lincah kesana kemari. Namun yang paling menarik, terdapat serangga cantik berbagai warna, terbang bebas mengitari kolam. Capung namanya. Uniknya, capung yang terbang pada berbagai musim: kemarau, pancaroba, dan  penghujan, bahkan di waktu berbeda: pagi hari, siang, atau sore hari, berbeda jenisnya, dengan keindahan warna yang berbeda.

Jenis capung di lingkungan B2P2VRP diperkirakan 13 jenis. Jenis-jenis tersebut tidak setiap saat bisa ditemui. Capung kembara Pantala flavescent, misalnya, muncul musiman, menjelang musim kemarau di Bulan Juni – Juli. Capung lebah garis kuning Rhyothemis phyllis dan  Gynacantha subinterrupta muncul pada awal dan sepanjang musim penghujan, Bulan September – Oktober1. Capung lebah Orthetrum glaucum ditemukan pada saat curah hujan tinggi. Capung perut pipih Potamarcha congener dijumpai pada musim kemarau. Capung jala kecil Neurothemis fluctuan dan capung baret biru Aethriamanta aetra ditemukan sepanjang musim. Capung yang sering muncul pada sore hari adalah Zyxoma obtusum. Capung ampai kampung  Epophthalmia vittaata sundana dan Capung tengger biru Diplacodes trivialis jarang ditemukan dan  jauh dari kolam. Capung loreng tombak Ictinogomphus decoratus hanya dijumpai beberapa kali di B2P2VRP. Capung baret biru, saat ini susah ditemukan, karena satu kolam kering dan tumbuhan tempat hinggap capung rusak oleh material bangunan saat renovasi gedung.

Daur hidup capung-capung tersebut sangat membutuhkan air dan tumbuhan. Ketika masih muda, capung hidup di air sebagai larva capung. Larva kemudian muncul sebagai capung dewasa yang terbang bebas di udara1,2. Capung dewasa membutuhkan tumbuhan semak untuk tempat hinggap dan istirahat pada malam hari. Profesor capung dari Universitas Stellenbosch, Afrika Selatan Samways mengatakan bahwa semakin banyak jenis capung yang hidup di suatu area menunjukkan bahwa air di lingkungan tersebut bersih dan terhindar dari polusi3. Larva dan capung dewasa bersifat predator (pemangsa). Larva capung dapat memangsa jentik nyamuk dan larva serangga  hama lainnya yang hidup di air. Sedangkan capung dewasa memangsa lalat, walang sangit, nyamuk ,dan serangga kecil lain yang bisa membahayakan hidup kita. Serangga indah ini berada di bagian atas rantai makanan dan memiliki sedikit musuh alami. Musuh alami capung  di antaranya burung, katak, laba-laba dan lalat perampok2.

Mari kita jaga lingkungan B2P2VRP selalu asri dan sejuk, serta memberi kesempatan mahkluk hidup lainnya lestari bersanding dengan manusia. Alquran Surah Al-Qashash ayat 77 “Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan “.

Ristiyanto dan B. Yuliadi
Laboratorium Taksidermi B2P2VRP-Salatiga



 

Visi Kami
LOKASI KAMI
HUBUNGI KAMI :
  • No Telp : (0298) 327096 ; 312107
  • Email : bbppvrp.litbang@kemkes.go.id Email 2 : b2p2vrp.salatiga@gmail.com
  • Alamat : Salatiga, Jawa Tengah