Advertisement


Advertisement

Follow us on




   Diseminasi hasil riset SSGI akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Desember 2020 di Hotel El Royale Bandung

Ringkasan Singkat Hasil Rikhus Vektora 2016

Simpan : PDF
Tggl Post : 18 Februari 2017
Telah dibaca : 3185

Hasil koleksi nyamuk Rikhus Vektora 2016 di 15 propinsi menunjukkan bahwa :

  • Total 384.477 ekor nyamuk berhasil dikoleksi,  terdiri atas 17 genus dan 155 spesies
  • Total 4.771 Ekor tikus telah ditemukan, terdiri atas  16 genus dan 40 spesies
  • Total 6.370 Ekor kelelawar telah dikoleksi, terdiri atas 24 genus dan 96 spesies

Transmisi malaria masih aktif berlangsung Propinsi Sumatera Barat, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku dengan ditemukannya 11 Anopheles yang terdeteksi positif mengandung plasmodiumSeluruh propinsi studi masih merupakan daerah reseptif malaria dengan dibuktikan keberadaan Anopheles, terutama yang sebelumnya pernah terkonfirmasi sebagai vektor di seluruh lokasi studi

seluruh wilayah studi masih merupakan daerah potensial penularan DBD, Chikungunya dan Zika. Upaya pengendalian vektor arbovirus secara komprehensif masih harus  terus dilakukan

Penularan Japanese encephalitis (JE) teridentifikasi di Propinsi Aceh, Bangka-Belitung, Banten, NTT, Kalimantan Barat dan Maluku Utara pada nyamuk Culex tritaeniorhynchus, Culex vishnui, Armigeres subalbatus. Keberadaan sirkulasi virus JE di beberapa propinsi ini perlu diwaspadai dan upaya pengendalian harus mulai dilakukan mengingat dampak penyakit  yang ditimbulkannya

Tikus positif Leptospira dan Hantavirus  hampir ditemukan di semua Provinsi Rikhus Vektora 2016 sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus untuk pencegahan penularan dari kedua penyakit tersebut.

Kelelawar memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga keberadaan dan penyebaran  virus JE. Hasil sementara Rikhus Vektora 2016 menunjukkan ada  22 spesies kelelawar yang terdistribusi di 9 provinsi positif virus JE.

Nyamuk

  1. Hasil pemeriksaan sampel nyamuk, ditemukan nyamuk yang terkonfirmasi mengandung:
  • Plasmodium
  • Virus Japanese encephalitis,
  • Virus dengue
  • Virus chikungunya
  1. Sampai saat ini cacing penyebab filariasis belum ditemukan dari sampel nyamuk terperiksa
  2. Malaria: Terlaporkan vektor baru

Beberapa spesies Anopheles yang baru terlaporkan berpotensi sebagai vektor malaria (positif mengandung Plasmodium denganPCR) adalah:

  • ·         Anopheles aconitus di Provinsi Aceh.
  • ·         Anopheles nigerrimus di Provinsi Bangka Belitung.
  • ·         Anopheles subpictus di Provinsi Jawa Timur.
  • ·         Anopheles kochidi Provinsi Banten dan NTT.
  • ·         Anopheles vagusdi Provinsi Banten.
  • ·         Anopheles peditaenatusdi Provinsi Jawa Barat
  1. JE:

·         Hampir di semua provinsi (15 provinsi) ditemukan spesies nyamuk yang berpotensi menularkan virus JE.

·  Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa Culex tritaeniorhynchus, Culex vishnui dan Armigeressubalbatuster konfirmasi positif mengandung virus Japanese encephalitis dengan metode pemeriksaan PCR di Propinsi Aceh, Bangka Belitung, Banten, NTB, NTT, Kalbar dan Maluku Utara

Tikus

·         Hasil Rikhus Vektora tahun 2016 menunjukkan adanya laporan reservoir leptospirosis dan hanta virus yang baru selain reservoir yang telah ditemukan sebelumnya

·         Tikus dari ekosistem jauh pemukiman positif leptospirosis yaitu: Bunomyschrysocomus, Bunomyspenitus, Bunomyscoelestis, leopoldamysEdwarsi, Leopoldamyssabanus, Maxomysrajah, Maxomyssurifer, Maxomyswattsii, Maxomyswhiteheadi, Melomysbennisteri, Sundamysmaxi dan Sundamysmuelleri

Kelelawar

·         Rikhus Vektora 2015: terkonfirmasi 4 spesies kelelawar di Indonesia berperan sebagai pembawa penyakit JE yaitu, Dopsoniaexoleta, Rousetuscelebensis, Rhinolopusaccuminatus, dan Cynopterusbrachyotis.

·         Rikhus Vektora 2016: ditemukan 22 spesies kelelawar terkonfirmasi mengandung virus JE, di provinsi Aceh, Sumbar, Lampung, Banten, Jabar, Jatim, Kalbar, Kalsel, NTT, Sulut, dan Sultra dan Maluku.

Catatan : Proses terkonfirmasi baru 30% yang dianalisis dari total keseluruhan

Visi Kami
LOKASI KAMI
HUBUNGI KAMI :
  • No Telp : (0298) 327096 ; 312107
  • Email : bbppvrp.litbang@kemkes.go.id Email 2 : b2p2vrp.salatiga@gmail.com
  • Alamat : Salatiga, Jawa Tengah